Pemerintah Desa Benete melaksanakan Pelatihan Perlindungan Perempuan dan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sebagai upaya memperkuat peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di tingkat desa. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen desa dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan berkeadilan bagi seluruh warganya.
Pelatihan PATBM ini tidak hanya bersifat sosialisasi, tetapi juga dirancang secara partisipatif dan aplikatif. Peserta dibekali pemahaman mengenai konsep perlindungan perempuan dan anak, sekaligus dilibatkan secara aktif dalam praktik langsung untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar serta merumuskan solusi yang tepat.
Melalui sesi diskusi kelompok dan pemetaan masalah, peserta diajak untuk mengenali berbagai bentuk kerentanan dan faktor risiko yang dapat memicu terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Proses ini membantu peserta memahami bahwa permasalahan perlindungan perempuan dan anak merupakan isu bersama yang membutuhkan kepedulian dan keterlibatan semua pihak.
Hasil dari identifikasi tersebut kemudian dirumuskan menjadi langkah-langkah solusi dan rencana tindak lanjut yang dapat dilaksanakan secara kolaboratif oleh masyarakat, Pemerintah Desa Benete, serta pemangku kepentingan terkait. Rencana tindak lanjut ini diharapkan mampu menjadi panduan dalam upaya pencegahan, penanganan kasus, serta penguatan jejaring perlindungan perempuan dan anak di desa.
Melalui pelatihan PATBM ini, diharapkan kesadaran, kepedulian, dan kapasitas masyarakat semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat berperan aktif sebagai garda terdepan dalam mencegah kekerasan serta menciptakan lingkungan desa yang aman, inklusif, dan melindungi hak-hak perempuan dan anak secara berkelanjutan.